Rabu, 30 Desember 2020

Percuma

Percayalah Tuhan menemukan kita ke orang yang salah terlebih dahulu, agar tahu rasanya berjuang sia-sia

agar tahu rasanya di khianati

agar tahu rasanya tak di hargai

agar tahu rasanya jatuh ke dasar samudera 

sebelum 

ada orang yang menemukan kita dan menjadikan kita Rose bak Jack yang menyelamatkannya 

menjadikan kita Juliet bak Romeo yang mencintainya 

menjadikan kita Milea bak Dilan yang selalu melindunginya 

menjadikan kita Ainun bak Habibie yang setia padanya 

menjadikan kita Se-ri Bak Kapten Ri yang selalu ada untuknya 

Percayalah Tuhan akan menjadikan itu semua 

karena 

Wanita akan di perlakukan sepeti ratu oleh laki-laki yang tepat

wanita akan cantik di mata orang yang tepat 

dan wanita akan akan di hargai oleh orang yang tepat 

mau seberapa besar cintamu jika jatuh di orang yang salah semuanya akan percuma



Pernah?

 Pernah tidak rasanya mencintai orang yang kita anggap sebaliknya? 

Mungkin pernah kalian merasakan itu 

Apa yang kalian lakukan jika kalian tahu itu sebuah kebohongan 

Bohong saat ia mengucapkan aku mencintaimu 

Bohong saat ia mengucapkan ia tidak memiliki uang 

Bohong saat ia mngucapkan hanya ingin bersamamu 

Bohong saat ia bahagia bersama kalian? 

Bagaimana rasanya? 

Jika kalian tahu semua itu kebohongan 

Yaa sakit kan?

Kalian akan mempertahankan atau melepaskan?

Mempertahankan dengan konsekuensi kalian sendiri yang bakal tersakiti

Melepaskan dengan konsekuensi sulit untuk melupakan?

Rabu, 21 Oktober 2020

Tentang hari ini

 Sebagian orang beranggapan bahwa dirumah saja akan aman dan nyaman 

Namun tida dengan semua orang 

Seperti diriku, aku tida suka dirumah 

Aku lebih suka saat aku berada di luar rumah

Bukan karena aku tidak akrab dengan ayah ibu atau adik-adikku

Hanya saja sejak tiga tahun yang lalu pertama kali sejak melepas seragam sekolah yang sudah aku tempuh dua belas tahun lamanya, aku pergi mencari kerja. 

Aku pikir cari kerja dan dapat kerja itu gampang 

Ternyata tak sesuai dengan ekspetasi, bersaing di dunia kerja membuatku menjadi tau mana yang butuh dan mana yang diam saja 

Oke, aku akan bercerita dikit tentang diriku selama di dalam dunia kerja 

Awal aku lulus aku iseng melamr di Bakery yang cukup terkenal di kota ku ini, dan aku di terima dengan syarat tidak memakai jilbab. Oke aku beri tau, bahwa aku dulu sekolah memang memakai jilbab, tetapi lepas pasang. Dan aku tida segan menerima pekerjaan itu aku menjadi kasir. 

Masuk ke dunia kerja awalnya capek, awalnya aku suka sakit dan awalnya aku lemot karena tak mengerti. Tapi lambat laun aku mengerti begini kerja dan ini rasanya dapat uang dengan keringat sendiri. 

Okee, aku resign di perusahaan itu dan aku mendapatkan kerja lagi di perusahaan retail yang menjual alat-alat rumah tangga. Gajinya cukup dan enak karena santai, tapi aku harus dirumahkan karena masa perbantuan ku telah habis

Dan aku tak betah di rumah, aku menganggur selama satu minggu dirumah lalu aku melamar lagi di toko buku di kotaku ini, dan alhamdulillah aku di terima. Enak dan sedap bau buku karena aku suka membaca jadi membuatku mencintai pekerjaan ini membuatku menjadi tekun dalam bekerja. Yahhhh namanya juga kerja dengan orang banyak daya saing, kita kerja bagus saja tanggapan orang pasti ihhh cari muka lah ini lah itu lah tapi aku tak peduli karena kerja bagiku cari uang, untuk bayar kuliah, bayar cicilan moto, dan membeli barang-barangku sendiri dan yang jelas bukan menajdi beban orang tua ku lagi, karena aku anak pertama perempuan yang punya dua adik laki-laki yang masih sekolah. 

Lanjut, setelah dua tahun kerja aku memang habis kontrak. Memang selama tiga tahun kerja aku sudah merasakan pahit, manis, dan perih dalam dunia kerja. Alawanya aku iseng nganggur karena aku ingin menjadi anak kuliah beneran yang sok sibuk di depan laptop dan pulang sampe sore. Tapi berawal dari iseng itu aku menjadi pengangguran kurang lebih tiga bulan setelah aku habis kontrak. 

Yahhh tak enak lah dirumah karena biasa di luar, dapet temen dan dapet duit ini pengangguran tiga bulan harus bener-bener hemat sama uang sisa-sisa kerja kemarin. 

Siapapun yang baca blog gue ini doain gue yah cepet di terima kerja di perusahaan yang sudah gue lamar. Makasih

Dan jangan lupa pesan gue jangan iseng-iseng entar keterusan kaya gue hahaha

Senin, 20 Juli 2020

Jangan

Jangan memulai awal yang manis
jika mengakhiri dengan pahit

Jangan membuka terlalu lebar pula pintu ketika ada orang asing mengetuknya

Memberikan ucapan selamat
lalu menjabat tangan dan tersenyum manis

Tertipu daya dirimu

Memulai dengan pelangi diakhiri dengan sapuan badai yang tebal

Titik

Kenapa selalu di jadikan alasan saat kau ingin pergi
Saat kau juga yang salah
Tapi selalu melindungi dari kesalahan itu
Saat semua yang kau putar dan kau arahkan kau tidak sadar?

Bahwa titik itu sudah hampir punah
yahh untuk menahan beban

Titik yang kau tuju itu sudah tumpul
tak bernyawa

Bahkan tak bisa engkau targetkan berapa lama lagi?

Lalu?

Kau mengilalang mencari titik titik baru
di setiap bundaran yang akan menjadi targetmu

Senin, 06 April 2020

Tentang Wanita

Yang melihatku di ujung sudut jendela
langit bewarna biru
Terkadang jingga jika ia sedang suram
dan merah jika ia sedang marah

Ingin di dengar namu tak mau mengucap
Berucap tapi tak tahu maksud
Diam juga bukan marah

burung pipit mencricit
Tinta penaku terus tergores
Tapi tetap bingung
Bukan takut berucap
Namun takut salah mengartikan