Sebagian orang beranggapan bahwa dirumah saja akan aman dan nyaman
Namun tida dengan semua orang
Seperti diriku, aku tida suka dirumah
Aku lebih suka saat aku berada di luar rumah
Bukan karena aku tidak akrab dengan ayah ibu atau adik-adikku
Hanya saja sejak tiga tahun yang lalu pertama kali sejak melepas seragam sekolah yang sudah aku tempuh dua belas tahun lamanya, aku pergi mencari kerja.
Aku pikir cari kerja dan dapat kerja itu gampang
Ternyata tak sesuai dengan ekspetasi, bersaing di dunia kerja membuatku menjadi tau mana yang butuh dan mana yang diam saja
Oke, aku akan bercerita dikit tentang diriku selama di dalam dunia kerja
Awal aku lulus aku iseng melamr di Bakery yang cukup terkenal di kota ku ini, dan aku di terima dengan syarat tidak memakai jilbab. Oke aku beri tau, bahwa aku dulu sekolah memang memakai jilbab, tetapi lepas pasang. Dan aku tida segan menerima pekerjaan itu aku menjadi kasir.
Masuk ke dunia kerja awalnya capek, awalnya aku suka sakit dan awalnya aku lemot karena tak mengerti. Tapi lambat laun aku mengerti begini kerja dan ini rasanya dapat uang dengan keringat sendiri.
Okee, aku resign di perusahaan itu dan aku mendapatkan kerja lagi di perusahaan retail yang menjual alat-alat rumah tangga. Gajinya cukup dan enak karena santai, tapi aku harus dirumahkan karena masa perbantuan ku telah habis
Dan aku tak betah di rumah, aku menganggur selama satu minggu dirumah lalu aku melamar lagi di toko buku di kotaku ini, dan alhamdulillah aku di terima. Enak dan sedap bau buku karena aku suka membaca jadi membuatku mencintai pekerjaan ini membuatku menjadi tekun dalam bekerja. Yahhhh namanya juga kerja dengan orang banyak daya saing, kita kerja bagus saja tanggapan orang pasti ihhh cari muka lah ini lah itu lah tapi aku tak peduli karena kerja bagiku cari uang, untuk bayar kuliah, bayar cicilan moto, dan membeli barang-barangku sendiri dan yang jelas bukan menajdi beban orang tua ku lagi, karena aku anak pertama perempuan yang punya dua adik laki-laki yang masih sekolah.
Lanjut, setelah dua tahun kerja aku memang habis kontrak. Memang selama tiga tahun kerja aku sudah merasakan pahit, manis, dan perih dalam dunia kerja. Alawanya aku iseng nganggur karena aku ingin menjadi anak kuliah beneran yang sok sibuk di depan laptop dan pulang sampe sore. Tapi berawal dari iseng itu aku menjadi pengangguran kurang lebih tiga bulan setelah aku habis kontrak.
Yahhh tak enak lah dirumah karena biasa di luar, dapet temen dan dapet duit ini pengangguran tiga bulan harus bener-bener hemat sama uang sisa-sisa kerja kemarin.
Siapapun yang baca blog gue ini doain gue yah cepet di terima kerja di perusahaan yang sudah gue lamar. Makasih
Dan jangan lupa pesan gue jangan iseng-iseng entar keterusan kaya gue hahaha